source : http://roomofhappiness.wordpress.com/
Kamis, 21 November 2013
A Bartimaeus Novel, "Cincin Solomon"
Seorang jin bernama Bartimeaus adalah jin yang pandai bersilat lidah
untuk meraih kebebasannya. Setelah “memakan” majikannya, ia pun
dijadikan budak lagi oleh seorang penyihir bawahan Raja Solomon. Raja
Solomon memang terlihat seperti raja yang baik, tapi sebenarnya, itu
hanyalah sampul penipu. Dia tidak sebaik yang orang-orang pikirkan.
Setidaknya, begitulah pikir gadis tujuh belas tahun dari Sheba yang
bernama Asmira. Dia ditugasi Ratu Balkis untuk membunuh Raja Solomon
beserta Cincinnya yang menakutkan itu. Walau Asmira bukanlah penyihir,
ia adalah kapten pengawal yang sangat berbakat, cerdas dan cantik.
Bersama Bartimeaus, Asmira memafaatkan kecantikan dan kecerdasannya
untuk mendekati Raja Solomon yang sudah menyengsarakan negerinya, Sheba.
source : http://roomofhappiness.wordpress.com/
source : http://roomofhappiness.wordpress.com/
Author:
Unknown
Label:
Bartimaeus,
Cincin Solomon,
fantasi,
novel,
The Ring of Solomon
Teluk Hijau yang Mengagumkan

Pantai
memang tempat rekreasi paling menyenangkan. Banyak sekali hal yang bisa
dilakukan di sana. Contohnya adalah Teluk Hijau, sebuah pantai berbentuk teluk
yang terletak di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi.
Teluk
Hijau memiliki pemandangan yang sangat memukau. Pantai ini dinamai Teluk Hijau
karena airnya dipenuhi oleh alga hijau yang membuatnya berwarna hijau. Pasirnya
pun begitu putih dan bersih. Terdapat bukit bebatuan berwarna kehijauan yang
bisa dijadikan tempat bersandar untuk menikmati pemandangan.
Karena
letak Teluk Hijau ini masih dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri, jangan
heran bila dapat ditemui banyak kera, banteng, rusa atau hewan-hewan lain di
sana. Hati-hati, kera bisa mengambil barang kita tanpa sepengetahuan.
Untuk
mencapai tempat ini, kita harus berjalan kaki sepanjang setengah kilometer.
Medannya pun termasuk sulit. Disarankan untuk mengenakan celana panjang dan
sepatu, supaya memudahkan kita bergerak. Karena duri-duri tanaman bisa menggores
kaki kita, jalannya pun naik turun, sehingga berpotensi untuk membuat kita
jatuh atau terpeleset.
Author:
Unknown
Label:
Banyuwangi,
Green Bay,
Indonesia,
pantai,
Taman Nasional Meru Betiri,
teluk,
Teluk Hijau,
wisata
5 Permainan Seru Semasa Kecil
Ketika kita berusia 3 – 10 tahun, banyak sekali
permainan-permainan menyenangkan yang bisa dimainkan bersama teman, tetangga
atau saudara. Permainan itu meningkatkan kemampuan kita dalam bersosialisasi
dan kepedulian terhadap sesama. Apa sajakah itu?
Bekel
Salah satu permainan terpopuler ketika kita
masih duduk di kelas 3 SD adalah bekel. Dalam permainan ini, diperlukan
keterampilan dalam melempar dan menangkap bola, serta meraih biji bekel dalam
selang waktu yang singkat. Bekel biasanya dimainkan oleh 2 – 5 orang. Jumlah
biji bekel yang digunakan pun beragam, sesuai tingkat kemampuan kita. Bagi yang
sudah mahir, bisa menggunakan sepuluh biji bekel, bahkan dua puluh. Sedangkan
bagi pemula, cukup menggunakan lima biji.
Dakon
![]() |
Kel – kelan
Saya tidak tahu apa nama lain dari
permainan ini, tapi permainan ini tidak ada bedanya dengan penilaian cabang
olahraga lompat tinggi. Dua orang yang kalah akan menggunakan tangannya sebagai
penghalang yang harus dilompat oleh pemain lain. Apabila bagian tubuh atau baju
kita bersentuhkan dengan tangan penghalang, maka kita dinyatakan terbakar dan
kalah, sehingga harus menjadi pengganti penghalang yang sebelumnya. Tapi,
berhati-hatilah ketika memainkan permainan ini, karena bila terlalu bersemangat
lompat, kita bisa terjatuh.
Dur salindur
“Dur
salindur, mantra mantri mangan bubur, lek gak entek digawa mabur”.
Permainan ini cukup menyenangkan. Apabila kita tidak beruntung, kita bisa
tertangkap dan harus memilih antara dua buah benda yang disepakati oleh kedua
pemain yang menjadi “terowongan”. Kemudian, kita akan menjadi pengikut dua
pemain yang menjadi “terowongan” itu dan saling mengejar. Biasanya, permainan
ini divariasikan dengan “dolip”.
Petak umpet
Permainan yang satu ini adalah permainan yang
paling dikenal. Tidak hanya di Indonesia, di negara-negara lain seperti di
Jepang atau di Amerika pun juga memainkan permainan ini. Dalam bahasa Inggris, permainan ini disebut hide and seek (sembunyi dan mencari).
Satu pemain yang kalah harus menghitung sambil menutup mata, sementara pemain
lainnya bersembunyi. Setelah itu, pemain yang kalah harus menemukan
pemain-pemain yang bersembunyi itu. Permainan ini sering muncul dalam film-film
populer, seperti The Chronicles of Narnia, ketika Lucy menemukan lemari. Kadang,
petak umpet sering dijadikan permainan mistis dalam cerita-cerita horor, dan
beberapa di antaranya diangkat ke layar lebar, seperti The Conjuring.
Author:
Unknown
Label:
anak-anak,
bekel,
permainan,
petak umpet
SMA 1 Jember
SMA 1 Jember, sebuah sekolah yang
terletak di Jalan Letjend Panjaitan, Jember. Juga merupakan SMA tertua di
Jember. Setiap harinya, SMA 1 Jember menjadi tempat saya untuk belajar. Di
sini, kita bisa mempelajari banyak hal.
Sejak
pertama kali saya menginjakkan kaki di sekolah ini, semua terasa berbeda dari
sekolah saya terdahulu. Tentu saja, SMA 1 Jember memiliki halaman yang lebih
luas ketimbang SMP saya. Terdapat beberapa ruang khusus yang tidak saya temui
di SMP. Seperti laboratorium kimia, laboratorium biologi dan ruang multimedia.
Di tepi lapangan, terdapat sebuah pohon beringin tua yang kabarnya menjadi
tempat singgahnya seorang wanita berambut panjang dan bergaun putih (jika saya
tahu maksud saya). Tapi, itu hanya desas-desus tanpa bukti yang kuat, tak perlu
dipersoalkan. Karena pohon beringin itu merupakan penyumbang oksigen terbesar
di SMA 1 Jember.
Hal
yang saya sukai dari SMA 1 Jember adalah seragam almamater yang wajib dikenakan
di beberapa hari tertentu. Pada hari Rabu dan Kamis, kami mengenakan seragam
beratasan kuning dan bawahan hijau. Sedangkan untuk hari Jumat, kami mengenakan
seragam kotak-kotak merah putih. Selain itu, SMA 1 Jember memiliki jas
almamater khusus berwarna kuning yang sangat saya banggakan. Jas itu biasanya
dikenakan untuk upacara hari-hari besar.
Di SMA 1 Jember, saya mendapati banyak
murid-murid lain yang berasal dari luar kota, bahkan luar kabupaten. Kami
memiliki keunikan masing-masing, mulai logat bicara dan kebiasaan. Walaupun
begitu, sesuai semboyan Indonesia, “Bhinneka Tunggal Ika”, kami tetap peduli
satu sama lain dan menjunjung tinggi kekompakan sebagai siswa-siswi SMA 1
Jember.
| Kompleks SMA 1 Jember |
Author:
Unknown
Label:
edukasi,
Jember,
pendidikan,
sekolah,
SMA,
SMA 1 Jember
Jumat, 15 November 2013
Menggunakan Internet Juga Harus Sehat (Internet Sehat)
Saat ini, internet bukanlah lagi hal yang langka. Hampir
semua orang mengetahui apa internet itu, tidak terkecuali orang-orang yang
tinggal di wilayah yang agak terpencil. Bahkan, kabarnya, seorang hacker berhasil membobol situs presidensby.info dan siapa
hacker itu? Dia adalah seorang warga Desa Balung Kulon (baca beritanya), sebuah desa yang ada di
Kabupaten Jember.
Internet kini tidak ada bedanya dengan listrik. Mungkin kita
takkan bisa hidup tanpa internet. Beberapa di antara kita pun pasti takkan
tenang bila tidak mengecek kabar terbaru di Twitter atau Facebook? J Smartphone
tidak akan diberi imbuhan “smart”
apabila tidak terkoneksi denga internet. Bagaimana tidak? Alat itu akan terlihat
hebat bila dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi unik, hebat dan aneh-aneh. Dan sapaya
kita bisa memiliki aplikasi itu, kita harus men-downloadnya, bukan? Ditambah lagi bila aplikasi itu memerlukan
koneksi internet supaya bisa berjalan. Tidak hanya itu, sebagai siswa, saya pun
terkena imbasnya. Sangat terkena imbasnya. Untuk mengerjakan soal saja, kita
membutuhkan internet. Mencari materi presentasi, bahkan mengunduh langsung
presentasi jadi pun bukan hal yang jarang. Sekarang pun ada istilah ulangan online.
Semua hal yang kita lakukan pasti mempunyai aturan. Contohnya,
saat kita makan, kita tidak boleh bersuara, harus duduk tegak, dan lain-lain.
Itu disebut etika. Sama seperti makan, berinternet pun ada etikanya.
Dalam etike berinternet terdapat sebuah kalimat, “Wise while online, think before posting”. Kalimat singkat itu
mengandung sekelumit aturan yang takkan cukup bila dijabarkan satu persatu di
sini. Intinya adalah kita semua harus menggunakan internet untuk memperoleh
informasi yang bermanfaat. Jangan pernah membuka situs-situs terlarang.
Kemudian, ketika kita akan memposting
(menyebarluaskan sesuatu di internet), hendaknya kita berpikir terlebih dahulu
apakah hal itu dapat bermanfaat, atau tidak menyinggung perasaan orang lain. Jika
kita tidak berhati-hati dalam memposting, kita bisa terkena hukuman, lho. Ada
undang-undang yang mengatur tentang itu.
Jadi, silahkan nikmati segala fasilitas yang tersedia di
internet. Seperti tujuan awalnya, internet dibuat untuk memudahkan kita dalam
berbagi informasi dan berhubungan satu sama lain tanpa memusingkan soal jarak.
Tapi, jangan lupa untuk selalu menjaga diri. Tujuan dibuatnya internet memang
baik, tapi penggunaan internet tergantung pada yang menggunakan. Internet akan
sangat bermanfaat bagi orang yang tahu cara menggunakannya dengan baik, yaitu
dengan cara tetap menjunjung etika berinternet :)
Author:
Unknown
Label:
etika,
ICTWatch,
Internet,
Internet Sehat


